Kapolres Sukoharjo Turun ke Job Fair 2026, Dorong Warga Manfaatkan 4.000 Lowongan Kerja

SUKOHARJO – Upaya mendekatkan diri kepada masyarakat tak hanya dilakukan melalui patroli dan pelayanan keamanan. Polres Sukoharjo juga mengambil bagian dalam persoalan sosial, termasuk pengangguran dan akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Komitmen tersebut diwujudkan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena, S.I.K., M.H., melalui program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) dengan meninjau langsung pelaksanaan Job Fair 2026 di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Sukoharjo, Kamis (29/10/2026).

Job Fair yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukoharjo pada 28–30 Oktober 2026 itu menyediakan sekitar 4.000 lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi. Bursa kerja tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk bertemu langsung dengan perusahaan dan mendapatkan peluang memasuki dunia kerja.

Dalam kunjungannya, Kapolres melihat langsung pelaksanaan bursa kerja sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Kehadiran Polres Sukoharjo melalui program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan pengangguran yang memiliki keterkaitan dengan kondisi sosial dan keamanan masyarakat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena mengatakan, persoalan pengangguran membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga perlu mengambil peran dalam mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui program POLIRAN, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir dan peduli terhadap berbagai persoalan masyarakat, termasuk pengangguran. Kami mengajak masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk memanfaatkan kesempatan Job Fair ini sebaik mungkin. Ada ribuan peluang kerja yang bisa menjadi jalan untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Andika.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat Sukoharjo untuk memperoleh pekerjaan sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.

“Semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pekerjaan, semakin terbuka pula peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun lingkungan yang lebih produktif. Mari bersama-sama menciptakan Sukoharjo yang aman, nyaman, dan sejahtera,” tambahnya.

Melalui POLIRAN, Polres Sukoharjo menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban. Kepedulian terhadap persoalan sosial dan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun situasi kamtibmas yang kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.