Kapolres Sukoharjo Terima 18 Taruna Akpol TK I, Tekankan Disiplin dan Pengabdian kepada Masyarakat
Sukoharjo – Polres Sukoharjo menerima kedatangan 18 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat I Angkatan 60 Batalyon Manggala Satya yang akan melaksanakan Latihan Kerja (Latja) di wilayah hukum Polres Sukoharjo selama 13 hari. Kegiatan penerimaan berlangsung di Rupatama R. Kusnadi Polres Sukoharjo, Senin (8/6/2026) siang.
Penerimaan Latja dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., didampingi Plh. Wakapolres Sukoharjo Kompol Tiswanti, S.H., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU), para perwira Polres Sukoharjo, dan Dantontar selaku Paping Latja IPDA Afgha Satrya Prayoga, S.Tr.K., M.Si.
Dalam arahannya, Kapolres Sukoharjo menyampaikan apresiasi atas kehadiran para taruna dan berharap kegiatan latihan kerja dapat menjadi sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan di Akademi Kepolisian.
“Alhamdulillah siang ini kita dapat berkumpul dalam rangka penerimaan Latja Taruna Akpol Tingkat I yang akan berlangsung selama 13 hari. Latja merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan untuk melatih sekaligus mengaplikasikan berbagai pengetahuan yang telah diperoleh selama pendidikan,” ujar AKBP Anggaito.
Kapolres menjelaskan, selama pelaksanaan Latja para taruna akan diperkenalkan dan dilibatkan dalam berbagai fungsi teknis kepolisian guna memberikan pengalaman nyata terkait tugas-tugas kepolisian di lapangan.
Selain itu, AKBP Anggaito juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di tengah masyarakat. Pasalnya, selama mengikuti Latja, para taruna akan tinggal di rumah-rumah warga yang telah disiapkan oleh Polres Sukoharjo.
“Saya mendapat informasi bahwa selama Latja para taruna akan tinggal di rumah masyarakat. Karena itu, saya minta seluruh taruna menghormati adat istiadat, menjaga sopan santun, dan menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat Jawa Tengah, khususnya Solo Raya. Jangan sampai ada teguran ataupun keluhan dari masyarakat terkait sikap dan perilaku kita,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan para pendamping untuk selalu memberikan arahan dan pengawasan secara maksimal kepada para taruna selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut, ia menegaskan agar seluruh peserta Latja menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, karena dapat berdampak terhadap penilaian maupun masa depan karier mereka sebagai calon perwira Polri.
“Tidak boleh ada pelanggaran sekecil apa pun. Kesempatan berada di luar kampus bukan berarti bebas melakukan hal-hal yang melanggar aturan. Semua tindakan akan berpengaruh terhadap nilai dan perjalanan karier kalian ke depan,” katanya.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kapolres juga meminta para taruna untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang ada di Polres Sukoharjo sebagai bekal pengalaman dan pengetahuan dalam menjalankan tugas kepolisian di masa mendatang.
“Kebetulan saat ini kita berada pada momentum menjelang HUT Bhayangkara. Saya harap seluruh kegiatan yang ada dapat diikuti dengan baik sehingga menjadi tambahan pengalaman dan wawasan yang bermanfaat bagi para taruna,” ungkapnya.
Sebanyak 18 Taruna Akpol Tingkat I Batalyon Manggala Satya yang melaksanakan Latja di Polres Sukoharjo tersebut nantinya akan ditempatkan di sejumlah fungsi kepolisian dan wilayah jajaran guna memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan tugas Polri.
Kapolres berharap seluruh rangkaian latihan kerja dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat maksimal bagi para taruna sebagai bekal menjadi perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya di masa depan.
