Rumpun Bambu di Sempadan Sungai Desa Krajan Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan

Sukoharjo – Rumpun bambu di sempadan sungai Dukuh Krajan, Desa Krajan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, terbakar pada Selasa (15/9/2026) sore. Api berhasil dipadamkan setelah petugas kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran mendatangi lokasi.

Kasi Humas Polres Sukoharjo AKP Marlin Supu Payu mengatakan, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 15.55 WIB. Informasi awal disampaikan warga yang mendengar suara bambu terbakar dari arah sungai.

“Setelah menerima laporan, petugas piket Polsek Gatak langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan awal,” kata AKP Marlin Supu Payu, Rabu (16/9/2026).

Petugas siaga Polsek Gatak yang dipimpin Ka SPK I Aiptu Puryanto, S.H. tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIB. Selanjutnya, satu unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukoharjo tiba sekitar pukul 16.35 WIB untuk melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.09 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil juga dilaporkan nihil.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan dan klarifikasi terhadap saksi, kebakaran tersebut diduga terjadi akibat kondisi kemarau panjang yang menyebabkan rumpun bambu dalam keadaan kering, serta adanya percikan api yang diduga berasal dari faktor alam. Namun, petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Petugas sudah melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi, mendokumentasikan lokasi, serta melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait penyebab kebakaran,” jelasnya.

AKP Marlin mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi lingkungan kering. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di sekitar lahan kering, rumpun bambu maupun sempadan sungai.

“Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kejadian kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau layanan darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.