Polsek Baki Turun Tangan Tangani Perempuan Meninggal di Kolam Renang

SUKOHARJO – Seorang perempuan berinisial W (60) meninggal dunia saat berenang di sebuah kolam renang di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (3/11/2026) pagi. Korban diduga mengalami gangguan kesehatan hingga tiba-tiba terjatuh ke dalam kolam dan tidak sadarkan diri.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum kejadian, korban diketahui sudah berada di kolam renang sejak pukul 07.00 WIB untuk menjalani rutinitas berenang.

Kasi Humas Polres Sukoharjo AKP Marlin Supu Payu menjelaskan, korban sempat berenang sekitar satu jam. Namun, saat hendak keluar dari kolam, korban tiba-tiba terjatuh kembali ke dalam air.

“Korban berenang kurang lebih satu jam. Saat hendak naik atau keluar dari kolam, korban tiba-tiba terjatuh kembali ke dalam kolam dan tidak sadarkan diri,” ungkap Marlin.

Melihat kejadian tersebut, seorang saksi yang berada di dalam kolam langsung meminta pertolongan warga. Korban kemudian dievakuasi bersama saksi lainnya ke tepi kolam. Namun, saat dilakukan pengecekan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Baki. Petugas kepolisian bersama tim medis Puskesmas Baki langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban memiliki riwayat hipertensi dan pengapuran tulang pada bagian lutut.

“Untuk hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban sebelumnya memiliki riwayat hipertensi dan pengapuran tulang pada bagian lutut,” jelasnya.

Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan kejadian tersebut. Keluarga menerima peristiwa itu dan bersedia membuat surat pernyataan.

Marlin mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas fisik, termasuk olahraga renang. Terlebih bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pemeriksaan kesehatan dan kehati-hatian perlu menjadi perhatian.

“Keselamatan dan kondisi kesehatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan diri beraktivitas apabila tubuh sedang tidak dalam kondisi prima,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.