Polres Sukoharjo Gandeng UNTAG Semarang Tingkatkan Kompetensi Hukum Personel, Dorong Penegakan Hukum Profesional

Sukoharjo – Polres Sukoharjo menggandeng Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang untuk meningkatkan kompetensi hukum personel melalui kegiatan Forum Belajar Bersama yang digelar di Aula R. Koesnadi Polres Sukoharjo, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pentingnya Pendidikan Hukum bagi Aparat Kepolisian dalam Mewujudkan Penegakan Hukum yang Profesional, Berkeadilan, dan Berintegritas.”

Forum belajar tersebut dihadiri Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., Plt. Wakapolres Kompol Tiswanti, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Sukoharjo, serta jajaran akademisi UNTAG Semarang yang terdiri dari Prof. Dr. Sri Mulyani, S.H., M.Hum., Dr. Kastubi, S.H., M.Hum., M. Samsudin, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Setiyowati, S.H., M.Hum., dan Prof. Dr. Mashari, S.H., M.Hum.

Dalam sambutannya, Kapolres Sukoharjo menyampaikan apresiasi kepada UNTAG Semarang atas kerja sama dalam memberikan pembekalan ilmu hukum kepada personel Polri. Menurutnya, peningkatan pemahaman hukum menjadi bekal penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada rasa keadilan masyarakat.

“Melalui forum ini saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan sungguh-sungguh, menambah wawasan hukum, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin profesional dan berkeadilan,” ujar Kapolres.

Dalam sesi materi, para narasumber menekankan bahwa pendidikan hukum merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap anggota Polri. Pemahaman yang baik terhadap regulasi, prosedur penegakan hukum, serta prinsip perlindungan hak asasi manusia dinilai mampu meminimalkan kesalahan prosedur sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Selain penguasaan aspek hukum, narasumber juga menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Setiap anggota Polri dituntut menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta menolak segala bentuk penyalahgunaan wewenang, korupsi, dan gratifikasi.

Akademisi UNTAG Semarang juga mendorong peningkatan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, khususnya bagi personel yang menjalankan fungsi penyidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia Polri yang semakin profesional, humanis, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Melalui kegiatan ini, Polres Sukoharjo berharap sinergi antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.