Kapolres Sukoharjo Pimpin Apel Kesiapan Kontingensi, Forkopimda Turut Hadir

Sukoharjo – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukoharjo menghadiri apel latihan kesiapan Polres Sukoharjo dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas yang berimplikasi kontingensi, Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut digelar di halaman Setda Kabupaten Sukoharjo, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari.

Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., dan dihadiri Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., perwakilan Dandim 0726/Sukoharjo, perwakilan Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Wakapolres Sukoharjo Kompol Pariastutik, S.H., serta pejabat utama Polres Sukoharjo dan kepala instansi terkait lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, hingga unsur pemerintah daerah yang tergabung dalam beberapa pleton, seperti Dalmas, negosiator, serta personel pendukung lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel latihan kesiapan yang meliputi laporan perwira apel, penghormatan pasukan, penyampaian amanat pimpinan apel, hingga pengarahan kepada seluruh peserta sebelum memasuki tahap simulasi lapangan.

Dalam amanatnya, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas yang dapat berkembang menjadi situasi kontingensi.

“Latihan ini melibatkan sebanyak 519 personel, terdiri dari 422 personel Polri dan 97 personel dari instansi terkait. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian latihan yang sebelumnya telah dilaksanakan, mulai dari latihan parsial hingga gladi kotor dan gladi bersih,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, latihan lapangan ini menjadi indikator keberhasilan dari seluruh tahapan latihan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan guna mengidentifikasi kekurangan dan meningkatkan kesiapan menghadapi situasi nyata di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam penanganan kontingensi agar dapat berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta standar operasional prosedur yang berlaku.

“Latihan ini diharapkan dapat menjadi gambaran nyata bagi seluruh personel dan stakeholder terkait dalam menghadapi situasi kontingensi, sekaligus meningkatkan soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi lainnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan latihan, mengingat pada tahapan sebelumnya sempat terjadi insiden kecil.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo atas dukungan yang diberikan, baik dari segi fasilitas, waktu, maupun pembiayaan, sehingga kegiatan latihan dapat terselenggara dengan baik.

Usai apel, seluruh peserta selanjutnya diarahkan menuju lokasi persiapan untuk melaksanakan simulasi latihan lapangan sebagai bentuk implementasi kesiapan menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukoharjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.