Itwasda Polda Jateng Laksanakan Audit Kinerja Tahap I TA 2026 di Polres Sukoharjo
Sukoharjo – Itwasda Polda Jawa Tengah melaksanakan Pemeriksaan Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian di Polres Sukoharjo, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula R. Kusnadi Polres Sukoharjo sebagai bagian dari fungsi pengawasan internal untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Tim audit dari Itwasda Polda Jawa Tengah dipimpin langsung oleh AKBP Umi Mariati selaku Ketua Tim, di bawah pengawasan Kombes Pol Achmad Muhaimin, dengan penanggung jawab KBP Andi Azis Nizar.
Kedatangan tim audit disambut langsung oleh AKBP Anggaito Hadi Prabowo didampingi AKBP Pariastutik, para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, serta personel operator dan staf di lingkungan Polres Sukoharjo.
Audit kinerja tahap pertama ini difokuskan pada evaluasi dokumen dan implementasi aspek perencanaan serta pengorganisasian satuan kerja. Beberapa dokumen yang menjadi objek pemeriksaan meliputi evaluasi tindak lanjut hasil audit kinerja tahap I Tahun Anggaran 2025, pertanggungjawaban keuangan periode Oktober hingga Desember 2025, Rencana Penyerapan Dana (RPD), laporan sosialisasi DIPA Tahun Anggaran 2026, hingga penyesuaian HTCK dan SOTK sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja di tingkat Polres dan Polsek.
Selain itu, tim juga melakukan pendalaman terhadap rencana kegiatan tahunan, bulanan, mingguan, hingga harian, termasuk job description, pertelaan tugas, manajemen risiko, serta standar operasional prosedur (SOP) di masing-masing fungsi.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan bahwa audit kinerja ini menjadi momentum penting bagi jajarannya untuk melakukan evaluasi internal sekaligus memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai target dan prinsip tata kelola yang baik.
“Melalui audit ini, kami berharap seluruh fungsi di Polres Sukoharjo semakin tertib administrasi, tepat dalam perencanaan, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, tim dari Itwasda Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa audit bukan sekadar proses pemeriksaan, tetapi juga menjadi sarana konsultasi dan pembinaan agar setiap satuan kerja mampu memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas ke depan.
Kegiatan audit berlangsung tertib dan interaktif, ditandai dengan sesi pendalaman dokumen, diskusi, serta pemberian masukan konstruktif kepada masing-masing bagian dan satuan fungsi di lingkungan Polres Sukoharjo. Pemeriksaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen institusi Polri dalam mewujudkan organisasi yang presisi, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
