Tersesat, Polisi Bulu Antarkan Seorang Guru ke Rumahnya

Polres Sukoharjo РSebagai petugas Kepolisian yang menjaga kamtibmas diwilayahnya agar tetap kondusif, Wakapolsek Bulu Polres Sukoharjo, Iptu Lasimin bersama anggota melakukan kegiatan patroli antisipasi 3C diwilayah hukum Polsek Bulu, Selasa (06/02/2018) siang.

Dalam kegiatannya ini, Iptu Lasimin beserta anggota bertemu dengan seseorang yang mengenakan jaket berwarna hitam kecoklat-coklatan disertai dengan rasa bingung yang hendak mau pulang dengan mengendarai sepeda motornya di Dukuh Bulu Desa Bulu tepatnya sebelah timur Koramil Bulu.

Setelah di tanyai identitasnya dan melepas jaketnya, ternyata orang tersebut mengenakan seragam batik berwarna biru kembang – kembang, dan tertempel didada sebelah kanan terdapat papan nama yang bertuliskan Jamaluddin, S.Ag.

Selesai ditanyai, ternyata bapak yang bernama Jamaluddin ini merupakan salah satu guru agama islam di SD N Ngreco 01 Weru Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, dan warga Desa Carikan RT 003 / RW 004 Kecamatan Sukoharjo.

Sambil berbincang dan agak kebingungan, bapak yang berprofesi sebagai guru itu, juga merupakan pengurus Masjid Baiturrahman Desa Carikan RT 003 RW 004.

Sebagai bentuk peduli kepada masyarakat dan tidak terjadi kenapa – kenapa pada orang itu, petugas Polsek Bulu yang didampingi Wakapolsek mengantar Jamaludin ke komplek Masjid Baiturrahman RT 003/004 Carikan Sukoharjo, dan diserahkan kepada keluarganya.

Saat diserahkan, petugas bertemu dengan Sri Haniah (54) yang merupakan istri Jamaludin.

Sri Haniah mengungkapkan bahwa suaminya menderita penyakit vertigo dan darah tinggi.

” Bapak (Jamaluddin) hingga saat ini masih sering periksa kesehatannya ke dokter,” kata Sri Haniah.

Terimakasih pak polisi atas bantuannya, semoga perbuatan yang baik ini menjadikan amal kebaikan bapak-bapak polisi polsek bulu, pungkasnya.

Sebelum kembali ke mako, Wakapolsek Iptu Lasimin mengingatkan kepada keluarga Jamaludin agar hati – hati dan jangan membiarkan bapak jamaludin untuk bepergian sendiri dengan sepeda motornya.

” Karena pak Jamaludin menderita vertigo, jangan dibiarkan naik sepeda motor sendiri, apalagi pas bekerja sebagai guru,” pungakasnya.

(Humas Polsek Bulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.