Polsek Nguter Gelar Turnamen Free Fire Antar Pelajar SMP, Tanamkan Sportivitas dan Kesadaran Hukum

Sukoharjo – Polsek Nguter menggelar kegiatan Mabar Gamers Esports Free Fire yang diikuti pelajar SMP se-Kecamatan Nguter di Aula Mapolsek Nguter, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui kompetisi esports yang mengedepankan sportivitas, kreativitas, dan edukasi hukum.

Sebanyak 28 peserta yang tergabung dalam tujuh tim mengikuti turnamen dengan sistem gugur. Peserta berasal dari SMP Negeri 1 Nguter (2 tim), SMP Negeri 2 Nguter (2 tim), SMP Negeri 3 Nguter (2 tim), dan SMP Negeri 4 Nguter (1 tim).

Kegiatan dihadiri Kapolsek Nguter AKP Maryadi, S.H., Wakapolsek IPTU Raharjo, S.H., para Kasi, Kanit, serta personel Polsek Nguter.

Dalam sambutannya, Kapolsek Nguter menyampaikan bahwa perkembangan dunia digital harus dimanfaatkan sebagai wadah untuk mencetak generasi muda yang kreatif, berprestasi, sekaligus memiliki karakter yang baik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan bertanggung jawab di era digital. Kompetisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga membangun sportivitas, disiplin, dan kebersamaan,” ujar AKP Maryadi.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam berbagai bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, para siswa harus menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, balap liar, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain itu, para pelajar juga diimbau selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm saat berkendara.

Pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Hasil akhir turnamen menempatkan Tim B SMP Negeri 1 Nguter sebagai juara pertama, disusul Tim A SMP Negeri 1 Nguter di posisi kedua, dan Tim A SMP Negeri 3 Nguter sebagai juara ketiga. Para pemenang menerima hadiah berupa uang pembinaan dari Polsek Nguter.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sukoharjo AKP Marlin Supu Payu, S.H. mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada kalangan pelajar melalui aktivitas yang diminati generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi media positif untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya pelajar. Selain menyalurkan bakat di bidang esports, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, menjauhi kenakalan remaja, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini,” kata AKP Marlin.

Polres Sukoharjo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membangun generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.