Polisi Edukasi 900 Pelajar SMPN 3 Kartasura soal Lalu Lintas dan Bahaya Bullying
Sukoharjo – Polsek Kartasura memberikan edukasi kepada sekitar 900 siswa SMP Negeri 3 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Para pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus bahaya bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut digelar pada Senin (7/9/2026) di lapangan upacara SMP Negeri 3 Kartasura, Desa Kertonatan, Kecamatan Kartasura. Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang dipimpin Kanit Binmas Polsek Kartasura Aiptu Alis Setiyanto.
Usai upacara, Aiptu Alis Setiyanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Kertonatan Aipda Rudiyanto memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada para siswa.
Dalam penyuluhan tersebut, polisi mengingatkan para pelajar mengenai pentingnya mematuhi tata tertib lalu lintas. Para siswa diajak untuk memahami bahwa keselamatan merupakan hal utama saat berada di jalan raya.
“Anak-anak kami berikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Edukasi ini penting diberikan sejak usia sekolah agar kedisiplinan dan kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini,” ujar Kasi Humas Polres Sukoharjo AKP Marlin Supu Payu.
Selain lalu lintas, polisi juga memberikan perhatian terhadap persoalan bullying yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak buruk perundungan, baik secara fisik, verbal maupun melalui media sosial. Polisi mengajak pelajar untuk saling menghormati, menjaga pertemanan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merendahkan orang lain.
“Bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan. Kami mengajak para siswa untuk saling menghargai dan apabila mengetahui adanya perundungan agar segera menyampaikan kepada guru, orang tua atau pihak yang berwenang,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kartasura, para guru, Kanit Binmas Polsek Kartasura, Bhabinkamtibmas Desa Kertonatan serta seluruh siswa-siswi SMP Negeri 3 Kartasura.
AKP Marlin menambahkan, kegiatan Binluh di lingkungan sekolah merupakan salah satu upaya kepolisian dalam membangun komunikasi dengan generasi muda. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak hanya untuk memberikan edukasi, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang disiplin, tertib berlalu lintas, bijak dalam menggunakan media sosial dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta bebas dari bullying,” pungkasnya.
