Dirbinmas Polda Jateng Buka Diklat Satpam Gada Pratama di Sukoharjo, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Sukoharjo – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Tengah membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama yang diselenggarakan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Garda Total Security (GTS), Selasa (30/6/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Sri Rahayu, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, dengan diikuti 76 peserta.

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Siti Rondijah, SST., M.Kes., serta dihadiri Pimpinan BUJP PT Garda Total Security (GTS) Agus Nurwijanarko, SE, Paur Binlat Satpam Polsus Ditbinmas Polda Jateng AKP Irwanto, SH, Kasat Binmas Polres Sukoharjo AKP Sri Wuri Handayani, SH, para instruktur dari Polres Sukoharjo, personel Satbinmas Polres Sukoharjo, staf personalia PT GTS, serta seluruh peserta diklat.

Dalam amanatnya, Kombes Pol. Siti Rondijah menegaskan bahwa keberadaan Satpam merupakan bagian dari Pam Swakarsa yang memiliki peran penting dalam membantu tugas Kepolisian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Satpam merupakan mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun masyarakat. Karena itu, seluruh peserta harus mengikuti pendidikan dan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar memiliki kompetensi, disiplin, serta integritas dalam menjalankan tugas, ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa atribut yang dikenakan Satpam, termasuk lambang Polda Jawa Tengah pada seragam, menjadi simbol tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi. Oleh sebab itu, setiap anggota Satpam diminta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum dan senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dalam bertugas.

Selain itu, para peserta diharapkan menguasai seluruh materi kompetensi Gada Pratama, mulai dari persiapan pelaksanaan tugas, pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali), tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), hingga kemampuan dasar lainnya yang dibutuhkan sebagai tenaga keamanan profesional.

Dirbinmas juga menekankan pentingnya koordinasi antara Satpam dan anggota Polri dalam setiap pelaksanaan tugas. Dalam kondisi tertangkap tangan, Satpam dapat melakukan tindakan awal sesuai ketentuan sambil menunggu kedatangan petugas Kepolisian.

Usai upacara pembukaan yang ditandai dengan penyematan tanda peserta dan pembacaan janji siswa, seluruh peserta mengikuti tradisi pembentukan mental dan fisik yang dipandu para instruktur dari Polres Sukoharjo sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kedisiplinan selama pendidikan berlangsung.

Kasat Binmas Polres Sukoharjo AKP Sri Wuri Handayani mengatakan, pelaksanaan Diklat Gada Pratama bertujuan mencetak Satpam yang memiliki kemampuan, sikap mental, serta disiplin kerja sesuai standar kompetensi nasional.

Diklat ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter Satpam yang profesional, bertanggung jawab, serta mampu menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jelasnya.

Selama pelaksanaan pendidikan, peserta akan memperoleh pembelajaran teori dan praktik dari para instruktur Polres Sukoharjo sesuai kurikulum Gada Pratama. Setelah dinyatakan lulus, peserta akan memperoleh legalitas berupa Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam dan sertifikat kompetensi sebagai syarat menjalankan profesi secara resmi.

Seluruh rangkaian upacara pembukaan berlangsung tertib, khidmat, dan lancar, sekaligus menandai dimulainya pendidikan bagi 76 calon anggota Satpam yang dipersiapkan menjadi tenaga pengamanan profesional dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.