Kapolres Sukoharjo Gelar Apel Siaga untuk Pastikan Kesiapan Personel
Sukoharjo – Polres Sukoharjo menggelar Apel Pasukan Siaga dalam rangka kesiapan mengantisipasi kontingensi yang berpotensi terjadi di wilayah hukum Polres Sukoharjo, Rabu (20/5/2026) pagi, di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo sebagai bentuk pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, dan langkah strategis pengamanan.
Kegiatan ini diikuti oleh Wakapolres Sukoharjo, Pejabat Utama (PJU) Polres Sukoharjo, para Kapolsek jajaran, serta pasukan gabungan yang terdiri dari personel negosiator, Dalmas awal, Raimas, Dalmas lanjut, Tim PPA dan PPO, hingga Tim Gakkum.
Dalam apel tersebut, turut disiagakan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional, di antaranya satu unit Armored Water Cannon (AWC), satu unit public address, satu unit ambulans, dua unit truk pasukan, satu kendaraan roda empat Provos, serta lima unit kendaraan roda dua Raimas.
Kapolres Sukoharjo dalam arahannya menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan Polri dalam menghadapi dinamika keamanan yang berkembang cepat, khususnya pada momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang berpotensi diwarnai kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.
“Hari ini masyarakat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dan momentum ini kerap dimanfaatkan oleh sejumlah kelompok masyarakat untuk melaksanakan aksi damai maupun unjuk rasa. Oleh karena itu, seluruh personel harus siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melaksanakan pengamanan,” tegas Kapolres.
Kapolres menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari kesiapan individu personel, kesiapan markas komando, hingga kesiapan operasional di lapangan.
“Apel siaga ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta langkah strategis menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas maupun situasi kontingensi yang dapat berkembang sewaktu-waktu. Seluruh anggota harus mampu bertindak profesional, humanis, dan sesuai prosedur,” lanjutnya.
Dalam arahannya, Kapolres juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel, di antaranya meningkatkan deteksi dini dan monitoring wilayah, mengoptimalkan fungsi intelijen serta peran Bhabinkamtibmas, memperkuat patroli preventif, serta membangun sinergitas dengan Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Selain itu, seluruh personel diminta untuk selalu mengedepankan tindakan humanis, persuasif, dan terukur dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menghindari tindakan kontra produktif yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kapolres juga menyoroti fenomena gangguan keamanan jalanan seperti aksi klitih dan penganiayaan yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Surakarta.
“Saya minta seluruh Satfung dan jajaran Polsek meningkatkan patroli pada jam-jam rawan. Para Kasat dan Kapolsek agar segera menindaklanjuti, jangan sampai kejadian serupa terjadi di wilayah Sukoharjo,” tegasnya.
Melalui apel siaga ini, Polres Sukoharjo menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan seluruh personel siap bergerak cepat dalam menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sukoharjo.
