Satgas Pangan Polsek Nguter Cek Harga Sembako, LPG dan BBM Jelang Lebaran

Sukoharjo — Satgas Pangan Polsek Nguter melakukan monitoring dan pemantauan harga bahan pokok penting (Bapokting), LPG, serta bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Nguter AKP Maryadi guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.

Kapolsek Nguter AKP Maryadi mengatakan, pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi strategis seperti Pasar Nguter, pangkalan LPG, hingga SPBU untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan.

“Secara umum ketersediaan bahan pokok, LPG maupun BBM di wilayah Kecamatan Nguter masih aman dan mencukupi. Harga juga relatif stabil,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Nguter, sejumlah harga bahan pokok terpantau masih stabil. Harga beras premium tercatat Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp20.000 per liter, minyak goreng curah Rp17.000 per liter, serta Minyakita Rp17.000 per liter.

Sementara itu, harga daging sapi berada di kisaran Rp125.000 per kilogram, daging ayam Rp38.000 per kilogram, dan telur ayam Rp29.000 per kilogram. Untuk komoditas cabai, cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing Rp32.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp40.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah masih cukup tinggi di angka Rp85.000 per kilogram. Adapun harga bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp32.000 per kilogram.

Selain bahan pokok, Satgas Pangan juga melakukan pengecekan ketersediaan LPG 3 kilogram di Pangkalan LPG milik Anom Subagyo di wilayah Nguter. Dari hasil pemantauan, stok LPG dinyatakan aman karena setiap hari pangkalan menerima pasokan sekitar 60 tabung LPG 3 kilogram.

Untuk harga penjualan LPG, tabung 3 kilogram dijual Rp18.000 per tabung, LPG 5 kilogram Rp100.000 per tabung, dan LPG 12 kilogram Rp210.000 per tabung.

Petugas juga melakukan pengecekan stok BBM di SPBU 44.575.07 Kepuh Nguter. Hasilnya, stok Pertalite tercatat sebanyak 20.000 liter, Solar 24.000 liter, Pertamax 9.000 liter, Pertamax Turbo 2.500 liter, dan Pertamina Dex 1.300 liter.

Kapolsek menambahkan, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh faktor pasokan serta kondisi cuaca yang masih sering turun hujan sehingga berdampak pada distribusi dan hasil panen.

“Namun secara keseluruhan kebutuhan masyarakat masih tercukupi dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.