Safari Kamtibmas di Bendosari, Kapolres Sukoharjo Dengarkan Aspirasi Warga Jelang Ramadhan
Sukoharjo – Polres Sukoharjo terus mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan Safari Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (17/1/2026) malam, sebagai upaya menyerap aspirasi dan memetakan persoalan kamtibmas secara langsung dari warga.
Safari Kamtibmas yang berlangsung sejak pukul 19.55 hingga 22.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres KOMPOL Pariastutik, S.H., para Pejabat Utama Polres Sukoharjo, serta dihadiri unsur Forkopimcam, TNI, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda se-Kecamatan Bendosari.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, Safari Kamtibmas merupakan tindak lanjut perintah pimpinan dalam menggali berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat untuk dicarikan solusi dari perspektif kepolisian, dengan mengedepankan sinergi lintas sektor.
“Kami membuka forum ini bersama para pejabat utama Polres agar setiap permasalahan bisa langsung ditanggapi sesuai bidang fungsinya. Jika belum bisa diselesaikan malam ini, akan kami tindak lanjuti secepatnya,” ujar Kapolres.
Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif.
“Kami sengaja melaksanakan kegiatan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Silakan sampaikan permasalahan sekecil apa pun, karena justru dari hal kecil itulah potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah,” tambahnya.
Kapolres juga menyinggung keberhasilan menjaga stabilitas keamanan di Sukoharjo sepanjang 2025, termasuk saat daerah lain mengalami dinamika sosial dan bencana. Ia menegaskan komitmennya untuk semakin sering turun ke desa dan kecamatan, terlebih menjelang bulan Ramadan.
“Kita akan lebih intens menyikapi setiap permasalahan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, tenang, dan nyaman,” tegasnya.
Dalam forum dialog, masyarakat menyampaikan beragam persoalan, mulai dari isu ideologi dan sosial akibat perbedaan pandangan, dampak perbedaan pilihan politik, keluhan ekonomi petani dan pedagang, hingga permasalahan infrastruktur seperti penerangan jalan dan kondisi jembatan. Warga juga menyoroti gangguan keamanan yang dipicu aktivitas kelompok tertentu di jalan raya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres bersama jajaran memberikan penjelasan dan solusi, di antaranya peningkatan patroli, penguatan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pendampingan petani dalam penyerapan hasil panen melalui Bulog, serta penegakan aturan lalu lintas dan keamanan lingkungan.
Terkait maraknya pelanggaran lalu lintas oleh pelajar dan anak di bawah umur, Kapolres menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pengawasan, disertai sosialisasi berkelanjutan ke sekolah-sekolah. Sementara untuk isu narkoba, judi online, dan kejahatan siber, Polres Sukoharjo berkomitmen meningkatkan edukasi hingga tingkat desa.
Pada kesempatan tersebut, Polres Sukoharjo juga mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 serta melakukan simulasi penggunaan layanan tersebut kepada masyarakat.
Safari Kamtibmas ditutup dengan penegasan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dilaporkan kepada pimpinan daerah dan Polda Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut, demi menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Sukoharjo secara berkelanjutan.
