Arus Balik Lebaran 2026 Pecahkan Rekor, Korlantas Nilai Rekayasa Lalin Berhasil

SUKOHARJO — Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyampaikan hasil evaluasi rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran 2026 saat meninjau Pos Pengamanan (Pospam) 3 Operasi Ketupat Candi di Tugu Kartasura, Rabu (25/3/2026).

Dalam keterangannya, Agus mengungkapkan bahwa puncak arus balik tahun ini mencatat rekor tertinggi, yakni sebanyak 256.388 kendaraan yang bergerak menuju Jakarta. Angka tersebut melampaui capaian tahun sebelumnya yang tercatat 223.163 kendaraan.

“Ini adalah arus balik tertinggi sepanjang pelaksanaan Lebaran. Karena itu, kami melakukan langkah cepat dan terukur melalui skenario rekayasa lalu lintas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Korlantas Polri tidak hanya menerapkan skema one way nasional dari Semarang, tetapi juga memperkuatnya dengan penerapan one way lokal di wilayah Jawa Tengah, mulai dari KM 560 Tol Solo–Ngawi hingga KM 414 Kalikangkung.

Didampingi Kapolres Sukoharjo Anggaito Hadi Prabowo, Agus menegaskan bahwa langkah intervensi tersebut terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan, khususnya di titik krusial seperti Kartasura yang menjadi simpul pertemuan arus dari Jawa Timur, Solo Raya, dan Yogyakarta.

“Kartasura ini titik strategis. Tapi berdasarkan laporan di lapangan, arus lalu lintas tetap terkendali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi terbaru, kondisi lalu lintas kini telah berangsur melandai. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk mencabut skema one way nasional maupun lokal secara bertahap, khususnya pada ruas KM 414 Kalikangkung hingga KM 263 Pejagan.

Meski demikian, skema one way lokal tahap kedua masih diberlakukan di ruas KM 623 hingga KM 70 (exit Tol Cikampek) guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju Jakarta.

“Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh bersama jajaran Korlantas dan atas seizin Kapolri Listyo Sigit Prabowo,” tandasnya.

Agus menambahkan, jalur tol menuju Jakarta akan kembali dibuka normal mulai Rabu malam pukul 00.00 WIB. Hal ini menandai pengendalian arus balik Lebaran 2026 yang dinilai berjalan efektif dan terkendali.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyebut keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik di wilayahnya tidak lepas dari sinergi antara aparat dan masyarakat.

“Sinergi dan dukungan ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.