Polres Sukoharjo Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Mohon Keselamatan dan Kelancaran Tugas Personel

Sukoharjo – Polres Sukoharjo menggelar doa bersama lintas agama untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas seluruh personel. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (17/9/2026) dan diikuti personel Polri, PNS, serta perwakilan anggota polsek jajaran.

Kegiatan doa bersama dilaksanakan secara terpisah sesuai agama masing-masing. Personel beragama Islam mengikuti kegiatan di Masjid Al Wali Polres Sukoharjo, sementara umat Kristen dan Katolik melaksanakan kegiatan di Aula R. Kusnadi. Adapun personel beragama Hindu melaksanakan doa bersama di Ruang Konseling Polres Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.I.K., S.H., bersama para pejabat utama (PJU) Polres Sukoharjo turut mengikuti kegiatan tersebut bersama anggota Polri dan PNS dari berbagai satuan fungsi serta perwakilan personel polsek jajaran.

Dalam kegiatan umat Islam, rangkaian doa bersama diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Surat Yasin dan Surat Al-Waqiah. Kegiatan kemudian diisi tausiyah oleh Ustaz Nur Taufik dari Sukoharjo dan ditutup dengan doa bersama.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Nur Taufik menyampaikan pentingnya memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT. Menurutnya, manusia menghadapi berbagai ketidakpastian dalam kehidupan sehingga senantiasa membutuhkan pertolongan dan perlindungan dari Tuhan.

Ia juga mengingatkan bahwa perlindungan sejati tidak semata-mata bergantung pada harta, jabatan maupun manusia, melainkan kepada Allah SWT. Karena itu, umat Islam diajak untuk menjaga perintah agama, memperbanyak dzikir serta membiasakan membaca doa-doa perlindungan.

“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut.

Selain memohon keselamatan dari berbagai marabahaya di dunia, jamaah juga diajak untuk memohon keselamatan di akhirat. Keselamatan tersebut mencakup perlindungan dari berbagai kesulitan kehidupan, musibah, penyakit, fitnah, hingga keselamatan dari siksa dan azab di akhirat.

Sementara itu, kegiatan doa bersama umat Kristen dan Katolik dilaksanakan melalui rangkaian lagu pembukaan, doa pembukaan, pembacaan kitab suci, homili atau khotbah, doa penutup dan lagu penutup.

Dalam homili yang mengangkat tema dari Tesalonika 5:12-22 tentang “Bersyukur dalam Setiap Masalah”, disampaikan pesan agar anggota Polri dalam menjalankan tugas senantiasa berpedoman pada ajaran Yesus dan mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah.

Personel juga diingatkan untuk tidak takut dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan dalam pelaksanaan tugas, dengan tetap percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pengabdian.

Melalui doa bersama lintas agama tersebut, Polres Sukoharjo menegaskan pentingnya menjaga kehidupan spiritual personel sekaligus memperkuat kebersamaan dan toleransi di lingkungan kepolisian.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh personel untuk memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing, sehingga dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat dapat senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan dan kekuatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.