Kapolres Sukoharjo Tekankan Mitigasi Kamtibmas dan Pelayanan Humanis di Tengah Situasi Dinamis
Sukoharjo – Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menekankan pentingnya penguatan mitigasi dan deteksi dini untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Hal itu disampaikan saat memimpin apel Commander Wish di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Senin (14/9/2026).
Dalam arahannya, Anggaito meminta seluruh personel tidak hanya fokus pada penanganan setiap kejadian yang muncul, tetapi juga memastikan langkah tindak lanjut dilakukan secara tepat agar persoalan tidak berkembang maupun terulang kembali.
“Setiap langkah yang kita lakukan jangan sampai menimbulkan masalah baru. Mari kita selesaikan satu per satu,” tegas Anggaito.
Kapolres juga mengingatkan personel untuk memahami kondisi sosial masyarakat yang saat ini dinilai cukup dinamis. Menurutnya, situasi sulit dapat membuat emosi masyarakat lebih mudah terpancing sehingga persoalan kecil berpotensi berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Memasuki September, kata Anggaito, jajaran kepolisian perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat menjadi pemantik konflik.
“Jangan kita tambahi masyarakat dengan luka atau mengecewakan. Kita berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Niatkan yang paling tinggi sebagai ibadah, insyaallah semua akan kita peroleh,” ujarnya.
Anggaito juga meminta fungsi intelijen meningkatkan deteksi dini dengan menyerap berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sambang dan komunikasi langsung dengan warga.
Menurutnya, obrolan sederhana di tempat-tempat seperti warung kopi sekalipun tidak boleh diabaikan. Informasi yang tampak sepele bisa saja berkembang menjadi bahan atau ide bagi kelompok tertentu.
“Intelijen agar lebih memantau lagi, terutama obrolan di warung kopi. Meskipun terlihat tidak penting, justru bisa menjadi ide bagi kelompok tertentu. Giatkan sambang kepada mereka,” katanya.
Di sisi lain, Kapolres menyoroti derasnya informasi di media sosial, termasuk munculnya konten maupun narasi yang dapat membentuk persepsi negatif terhadap berbagai kegiatan pemerintah.
Ia mengingatkan personel agar tidak mudah terbawa arus informasi dan tetap fokus pada kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Polres Sukoharjo.
“Sesungguhnya masyarakat tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi di Jakarta. Mereka hanya ingin hidup cukup dan makan cukup,” ungkapnya.
Kapolres juga mengajak seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan memperkuat komunikasi internal. Terlebih, sejumlah pejabat utama baru telah bergabung di lingkungan Polres Sukoharjo.
Ia berharap dinamika yang terjadi dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Insyaallah bulan September akan berjalan dengan baik. Tetap jaga kekompakan, jalin komunikasi yang baik sesama anggota, tetap semangat. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.
