Kapolres Sukoharjo Ingatkan Personel Waspada Potensi Gangguan Kamtibmas

SUKOHARJO — Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., memimpin Apel Commander Wish Polres Sukoharjo di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Senin (24/8/2026). Apel tersebut diikuti personel Polres Sukoharjo dan Polsek jajaran sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi kamtibmas.

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel mengenai adanya agenda penyampaian pendapat di muka umum yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Tugu Kartasura, Senin (24/8), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Kapolres menekankan agar pengamanan kegiatan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis serta mengutamakan langkah preemtif dan preventif. Hal tersebut dilakukan agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Rekan-rekan dalam pelaksanaan pengamanan agar mengedepankan pendekatan humanis. Utamakan langkah preemtif dan preventif sehingga kegiatan penyampaian pendapat dapat berjalan aman, tertib dan kondusif,” tegas Kapolres.

Selain itu, Kapolres meminta seluruh personel tidak meremehkan setiap perkembangan situasi, khususnya pada momentum Agustus dan September yang dinilai memiliki potensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Menurutnya, setiap kegiatan harus diantisipasi secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya peningkatan jumlah massa maupun pihak lain yang berupaya mendompleng kegiatan untuk kepentingan tertentu.

“Jangan under estimate. Setiap kegiatan harus kita antisipasi, termasuk kemungkinan adanya massa dalam jumlah besar maupun pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, fungsi tertutup juga diminta menggunakan pakaian dengan warna yang seragam, yakni putih atau hitam. Penyeragaman tersebut dimaksudkan untuk memudahkan penguasaan dan pemantauan situasi serta mengantisipasi adanya pihak-pihak yang berupaya mengambil alih atau memanfaatkan situasi, termasuk kelompok anarko.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus kepada fungsi Humas. Personel Humas diminta menjadi garda terdepan dalam dokumentasi setiap kegiatan dengan mengedepankan kelengkapan dan objektivitas.

Dokumentasi tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan publikasi sekaligus menjadi data pendukung dalam melakukan klarifikasi apabila muncul informasi maupun narasi hoaks yang berpotensi merugikan institusi Polri.

“Dokumentasi harus dilakukan secara lengkap dan objektif. Ini penting untuk publikasi sekaligus sebagai bahan apabila nantinya terdapat informasi atau narasi hoaks yang perlu kita klarifikasi,” kata Kapolres.

Sebelum melaksanakan pengamanan, seluruh personel juga diperintahkan melakukan pengecekan terhadap kelengkapan diri dan perlengkapan tugas. Kapolres menegaskan, kesiapan personel dan sarana pendukung menjadi bagian penting untuk mencegah adanya celah yang dapat dimanfaatkan pihak tertentu dalam mengganggu kamtibmas maupun pelaksanaan tugas kepolisian.

Di sisi lain, Kapolres menyoroti pentingnya pendekatan positif dalam mengarahkan aktivitas generasi Z. Salah satunya melalui kegiatan dan komunitas E-Sport yang dinilai dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas secara positif, produktif, serta tidak mudah terpengaruh kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Kewaspadaan juga diminta tetap dipertahankan setelah kegiatan pengamanan selesai. Kapolres mengingatkan adanya momentum pada 27 Agustus yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Menurutnya, kondisi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif perlu terus dijaga sekaligus dikomunikasikan secara positif kepada masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi pengaruh negatif serta mendorong masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

“Situasi yang aman dan kondusif harus terus kita jaga dan narasikan secara positif. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh lingkungan,” ungkapnya.

Kapolres selanjutnya meminta seluruh personel menjadi mata dan telinga organisasi dengan meningkatkan kepekaan terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan. Setiap informasi penting yang berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas agar segera dilaporkan kepada pimpinan untuk dilakukan mitigasi dan langkah antisipasi.

Mengakhiri arahannya, Kapolres Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel atas kerja keras, dedikasi, serta pelaksanaan tugas selama ini.

Ia menilai sinergi dan kesiapsiagaan seluruh personel menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukoharjo hingga saat ini tetap aman, tertib, dan terkendali.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel atas kerja keras dan dedikasinya. Berkat pelaksanaan tugas bersama, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukoharjo sampai saat ini dapat kita jaga tetap aman, tertib dan terkendali,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.