Mayat Pria 60 Tahun Ditemukan di Nguter, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

SUKOHARJO — Jajaran Polres Sukoharjo bersama Polsek Nguter mendatangi lokasi penemuan mayat seorang pria lanjut usia di Dukuh Bedali RT 01 RW 01, Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (21/5/2026) pagi.

Kepala SPKT Polres Sukoharjo, Iptu Yuli Adi, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sekitar pukul 07.30 WIB.

“Personel langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya di wilayah Dukuh Bedali, Desa Pondok, Kecamatan Nguter,” ujar Iptu Yuli Adi.

Korban diketahui bernama Suparno (60), seorang warga setempat yang tinggal seorang diri di rumahnya.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban terakhir terlihat pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB saat mendatangi warung milik salah satu saksi untuk meminta makan dan minum. Saat itu korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada sebelum akhirnya kembali ke rumah.

Karena selama tiga hari korban tidak terlihat seperti biasanya, pada Kamis pagi dua warga mendatangi rumah korban untuk mengecek kondisinya. Saat berada di depan rumah, keduanya mencium bau tidak sedap dari dalam rumah.

Curiga dengan kondisi tersebut, warga kemudian masuk ke dalam rumah bersama saksi lainnya dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di depan kamar mandi.

“Setelah menemukan korban, warga segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Nguter untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Petugas gabungan yang terdiri dari Kapolsek Nguter AKP Maryadi, KSPKT Polres Sukoharjo, personel Polsek Nguter, serta tim medis dari Puskesmas Nguter langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim medis menyimpulkan korban meninggal secara fisiologis dan diduga memiliki riwayat penyakit, dengan perkiraan waktu meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.

“Hasil pengecekan di lokasi maupun pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” tegas Iptu Yuli Adi.

Diketahui, korban selama ini tinggal seorang diri dan tidak memiliki keluarga dekat yang tinggal bersamanya. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat terkait penanganan jenazah korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.