Polisi Sukoharjo Ubah Mobil Pribadi Jadi Ambulans Gratis, Aksi Humanis Tuai Apresiasi
Sukoharjo – Aksi kemanusiaan yang dilakukan seorang anggota kepolisian di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Sosok tersebut adalah Aipda Wirawan Setiadi, anggota Polsek Gatak Polres Sukoharjo, yang mengabdikan diri dengan mengubah mobil pribadinya menjadi ambulans gratis bagi masyarakat.
Langkah sosial tersebut telah dijalankan sejak 2016 atau sekitar sembilan tahun terakhir. Di tengah kesibukannya sebagai aparat penegak hukum, Wirawan tetap menyisihkan waktu untuk memberikan layanan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan.
Melalui komunitas Saber (Sedekah Berjamaah), pria yang akrab disapa Lek Wir ini bersama relawan mengoperasikan ambulans berbasis kendaraan pribadi yang telah dimodifikasi. Layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma, mulai dari pengantaran pasien ke rumah sakit, evakuasi korban kecelakaan, hingga pengantaran jenazah ke tempat pemakaman.
“Dulu hanya punya satu ambulans dan satu armada rescue. Alhamdulillah, sekarang sudah berkembang menjadi empat ambulans dan dua armada rescue,” ujar Wirawan, Jumat (3/4/2026).
Tak hanya menyediakan layanan ambulans, Lek Wir juga aktif menjalankan berbagai program sosial lainnya. Ia rutin menggelar kegiatan sedekah makan setiap Kamis dan Jumat, yang menyasar panti asuhan serta masjid di wilayah Sukoharjo.
“Setiap Kamis kami berbagi untuk anak yatim yang berpuasa. Sedangkan Jumat, kami berbagi kepada jemaah masjid untuk salat Jumat,” tuturnya.
Selain itu, komunitas Saber juga menyediakan layanan home care bagi pasien duafa yang tidak tercover BPJS, layanan memandikan jenazah, hingga pembinaan anak yatim piatu. Saat ini, terdapat tiga keluarga binaan yang mendapatkan pendampingan, mulai dari santunan hingga jaminan pendidikan.
“Kami bina dengan memberikan santunan, dan untuk pendidikan insyaallah kami tanggung hingga kuliah,” jelasnya.
Wirawan menegaskan, seluruh kegiatan yang dijalankan murni dilandasi semangat kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat. Baginya, aksi sosial tersebut merupakan bagian dari implementasi tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“Semua ini kami lakukan untuk kemanusiaan, agar bisa lebih bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.